Dorong Hilirisasi Kelapa, BRMP Sulut Dukung Hari Kelapa Dunia
Manado,-Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Utara (Sulut) mengikuti rapat persiapan atau kick off meeting kepanitiaan World Coconut Day 2026. Kegiatan berlangsung di Ruang Tumbelaka, Kantor Gubernur Sulut, pada Senin, (14/9).
BRMP Sulut dipimpin langsung oleh Direktur Wilayah (Dirwil) Steivie Karouw, didampingi Suratini, Kesna Lamaega, dan Carol Sumilat. Pertemuan ini menjadi langkah awal penyusunan rangkaian acara Hari Kelapa Dunia tahun 2026.
World Coconut Day 2026 menjadi momentum strategis bagi Sulawesi Utara. Acara ini bertujuan memperkenalkan potensi unggulan komoditas kelapa daerah kepada masyarakat luas maupun pihak internasional.
Kegiatan ini juga menjembatani kerja sama antarberbagai pihak. Pemerintah, petani, pelaku usaha, dunia akademik, dan pemangku kepentingan saling memperkuat jejaring demi kemajuan sektor kelapa.
Fokus utama acara ini mendorong pengembangan industri berbasis kelapa serta hilirisasi secara berkelanjutan. Hal diharapkan meningkatkan nilai tambah produk kelapa dan kesejahteraan petani di seluruh wilayah Sulut.
Dalam rapat dipaparkan jadwal pelaksanaan acara yang direncanakan berlangsung selama empat hari. Kegiatan akan digelar pada tanggal 7 hingga 10 Oktober 2026 di Kota Manado sebagai pusat penyelenggaraan.
Rangkaian acara mencakup pameran dan pameran dagang produk olahan kelapa yang berlangsung dari tanggal 7 hingga 9 Oktober 2026. Masyarakat dapat mengenal berbagai inovasi produk turunan kelapa hasil karya pelaku usaha daerah.
Selain pameran, juga diselenggarakan festival paduan suara pada tanggal 7 Oktober 2026 serta konferensi internasional dan sesi khusus Universitas Sam Ratulangi pada tanggal 8–9 Oktober 2026. Kegiatan dirancang menggabungkan aspek ekonomi, ilmiah, dan budaya.
BRMP Sulut berkomitmen berperan aktif dalam menyukseskan seluruh rangkaian acara. Dukungan ini sejalan dengan upaya memperkuat modernisasi pertanian dan menjadikan kelapa sebagai komoditas andalan pembangunan daerah.